Minggu, 27 November 2016
Pengemasan Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Pengemasan Produk Kerajinan dari Bahan
Lunak
Kemasan dapat diartikan sebagai wadah atau pembungkus
yang berguna mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakankerusakan
pada bahan yang dikemas atau yang dibungkusnya.
Tujuan pengemasan karya kerajinan, antara lain seperti berikut.
• Kemasan memenuhi syarat keamanan dan kemanfaatan.
• Kemasan melindungi produk dalam perjalanannya dari
produsen ke konsumen.
• Kemasan dapat mendukung program pemasaran.
Melalui kemasan, identifikasi produk menjadi lebih efektif
dan dengan sendirinya mencegah pertukaran oleh produk
pesaing.
• Kemasan merupakan suatu cara untuk meningkatkan laba
perusahaan.
Oleh karena itu perusahaan harus membuat kemasan
semenarik mungkin.
Manfaat pengemasan karya kerajinan, antara lain sebagai berikut.
• Produk-produk yang dikemas biasanya lebih bersih, menarik,
dan tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh
cuaca.
• Kemasan merupakan satu-satunya cara perusahaan
membedakan produknya (ciri pembeda produk).
• Kemasan yang menarik dapat memikat dan menarik perhatian
konsumen (menambah daya tarik produk).
• Kemasan dapat menambah nilai jual produk.
Jenis bahan kemasan karya kerajinan, antara lain sebagai berikut.
1. Kemasan Kertas
Kemasan kertas merupakan kemasan fleksibel yang
pertama sebelum ditemukannya plastik dan aluminium
foil. Saat ini kemasan kertas masih banyak digunakan dan
mampu bersaing dengan kemasan lain seperti plastik dan
logam karena harganya yang murah, mudah diperoleh, dan
penggunaannya yang luas. Kelemahan kemasan kertas
untuk mengemas adalah sifanya yang sensitif terhadap
air dan mudah dipengaruhi oleh kelembaban udara
lingkungan. Berikut contoh kemasan dari bahan kertas.
Di unduh dari : Bukupaket.com
Prakarya dan Kewirausahaan 55
2. Kemasan Kayu
Kayu merupakan bahan pengemas tertua yang diketahui
oleh manusia dan secara tradisional digunakan untuk
mengemas berbagai macam produk padat seperti barang
antik dan emas, keramik, dan kain. Kayu adalah bahan
baku dalam pembuatan palet, peti atau kotak kayu di
negara-negara yang mempunyai sumber kayu alam dalam
jumlah banyak. Tetapi saat ini penyediaan kayu untuk
pembuatan kemasan juga banyak menimbulkan masalah
karena makin langkanya hutan penghasil kayu.
Desain kemasan kayu bergantung pada sifat dan berat
produk, konstruksi kemasan, bahan kemasan, dan
kekuatan kemasan, dimensi kemasan, metode dan
kekuatan. Penggunaan kemasan kayu baik berupa peti,
tong kayu atau palet sangat umum di dalam transportasi
berbagai komoditas dalam perdagangan internasional.
Pengiriman produk kerajinan seperti keramik sering
dibungkus dengan peti kayu agar dapat melindungi keramik
dari risiko pecah. Kemasan kayu umumnya digunakan
sebagai kemasan tersier untuk melindungi kemasan lain
yang ada di dalamnya.
Dalam mendesain kemasan kayu, diperlukan proses
alternatif dan bahan-bahan teknik yang tepat untuk
membuat kemasan yang lebih ekonomis.
(Sumber: Dokumen Kemdikbud)
Gambar 1.67 Kemasan dari bahan kertas
(Sumber: Dokumen Kemdikbud)
Gambar 1.68 Kemasan dari kayu
Di unduh dari : Bukupaket.com
56 Kelas XI / SMA / MA / SMK / MAK Semester 1
4. Kemasan Plastik
Kemasan yang paling banyak kita temui adalah kemasan
plastik. Beberapa jenis kemasan plastik yang dikenal
adalah polietilen, polipropilen, poliester, nilon, dan vinil film.
Enam puluh persen penjualan plastik yang ada di dunia
menggunakan kemasan plastik polistiren, polipropilen,
polivinil klorida, dan akrilik. Produk kerajinan banyak
menggunakan kemasan plastik jenis akrilik. Akrilik adalah
nama kristal termoplastik yang jernih dengan nama
dagang Lucie, Barex dan Plexiglas. Beberapa sifat akrilik
adalah kaku dan transparan, penahan yang baik terhadap
oksigen dan cahaya, titik leburnya rendah. Akrilik banyak
digunakan sebagai bahan pelapis untuk bahan keras, dan
dahulu digunakan untuk gigi palsu dan kacamata. Berikut
contoh kemasan dari bahan plastik.
Produk karya kerajinan yang siap dipasarkan sebaiknya
dikemas dengan baik agar terlihat lebih menarik dan
terlindung dari kerusakan. Kemasan dibuat dengan
memperhatikan jenis bahan dan bentuk produk
kerajinannya. Kemasan untuk produk kerajinan yang
terbuat dari bahan alam dapat diberi silica antijamur yang
dapat dibeli di toko kimia. Kemasan tidak hanya disiapkan
untuk karya kerajinan yang dijual, tetapi juga karya kerajinan
yang akan dipamerkan. Bahan untuk kemasan bisa dibuat
dari bahan alam, maupun bahan sintetis. Misalnya karya
keramik diberi kemasan kotak kayu, aksesori batu diberi
wadah kotak dari kardus, perhiasan perak diberi wadah
kotak berlapiskan bludru, dan sebagainya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar